Nabire, Kalawaibumiofi.com | Kepala Suku Besar Woa, Gerki Waibusi, menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama masyarakat Suku Woa di Kabupaten Nabire sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan Jalan Frans Kaisepo, Kabupaten Nabire, yang melibatkan masyarakat Suku Woa. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat kebersamaan antar warga.
Selain kerja bakti, masyarakat Suku Woa juga melakukan pemasangan sebanyak 150 bendera Merah Putih di sepanjang Jalan Frans Kaisepo. Pemasangan bendera tersebut dilakukan sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus untuk memeriahkan suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2026.
Tidak hanya kegiatan sosial dan pemasangan bendera, Kepala Suku Besar Woa juga mengadakan sejumlah perlombaan rakyat yang diikuti oleh masyarakat Suku Woa. Berbagai perlombaan tersebut dilaksanakan dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan sebagai bagian dari perayaan 17 Agustusan.
Gerki Waibusi menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut bukan hanya bertujuan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kerukunan, dan silaturahmi masyarakat Suku Woa di Kabupaten Nabire.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat dan khususnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas seluruh perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Suku Woa. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami dan menjadi motivasi untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat nasionalisme, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Gerki Waibusi di Nabire. Senin (17/6/2026).
Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap masyarakat tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga turut mempererat hubungan antara masyarakat adat dengan pemerintah. Hal tersebut dinilai penting dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan saling mendukung.
Sebagai Kepala Suku Besar Woa, Gerki Waibusi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan memperkuat persaudaraan dan menjaga persatuan. Ia juga mengimbau masyarakat Suku Woa agar terus menanamkan nilai-nilai gotong royong, saling menghormati, serta meningkatkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Selain memeriahkan kemerdekaan, kegiatan ini menjadi wadah untuk berkumpul, mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, dan menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat Suku Woa. Kami ingin masyarakat dapat merayakan kemerdekaan dengan penuh sukacita, aman, dan damai,” katanya.
Lebih lanjut, Gerki Waibusi menegaskan bahwa masyarakat Suku Woa akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat agar pembangunan serta berbagai program pemberdayaan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat secara langsung.
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan antusiasme masyarakat. Melalui kerja bakti, pemasangan 150 bendera Merah Putih, serta berbagai perlombaan rakyat, masyarakat Suku Woa menunjukkan semangat gotong royong sekaligus memperkuat rasa persatuan, nasionalisme, dan silaturahmi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. [*]












