Nabire, Kalawaibumiofi.com | Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARDA) I Provinsi Papua Tengah 2026 resmi dibuka di Nabire, Jumat (18/9/2026). Ajang olahraga pelajar penyandang disabilitas ini, diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, meraih prestasi, sekaligus mengharumkan nama Papua Tengah.
Pembukaan PEPARDA I Papua Tengah mengusung tema “Paralimpik Bersinar, Daerah Bergelora.” Berlangsung di kawasan Nabire Kota Marga, Jalan Jakarta, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Gubernur Papua Tengah Meki F. Nawipa melalui Asisten I Sekretariat Daerah Papua Tengah, Asisten I (Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah saat ini dijabat oleh Alanthino Wiay, S.STP, M.Si. dalam sambutannya mengatakan prestasi olahraga tidak semata-mata diukur dari kemenangan dalam pertandingan.
Menurutnya, prestasi lahir dari keberanian untuk berlatih, ketekunan, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus berkembang.
“Prestasi olahraga bukan semata soal kemenangan dalam pertandingan. Prestasi merupakan hasil dari keberanian berlatih, ketekunan, disiplin, dan kemampuan untuk terus berkembang,” kata Alanthino mewakili Gubernur Meki.
Ia mengatakan semangat tersebut diharapkan menjadi cahaya bagi para pelajar penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan mengukir prestasi bagi daerah.
PEPARDA I Papua Tengah 2026 mempertandingkan lima cabang olahraga yang diikuti pelajar penyandang disabilitas. Seluruh pertandingan diharapkan berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan.
Alantino mengatakan PEPARDA I tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang perlombaan. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan memberikan penghargaan terhadap setiap potensi yang dimiliki anak-anak Papua Tengah.
“Olahraga harus menjadi sarana untuk membentuk generasi muda yang sehat, percaya diri, disiplin, dan berprestasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan PEPARDA I menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan kesempatan yang setara kepada pelajar penyandang disabilitas untuk berkembang melalui olahraga.
“Jadikan PEPARDA ini sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi dan kesempatan untuk berprestasi,” pungkasnya. [*]














