Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Polda dan Pemprov Papua Tengah Gelar Apel Pasukan OPS Ketupat Noken

17
×

Polda dan Pemprov Papua Tengah Gelar Apel Pasukan OPS Ketupat Noken

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com | Kepolisian Daerah atau Polda Papua Tengah Bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar apel pasukan Operasi Kepolisian Terpusat atau OPS Ketupat Noken 2026 di Bandara Lama Nabire, Jalan Sisingamangaraja–Morgo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah tersebut, diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta berbagai instansi terkait

Example 300x600

Apel ini menjadi bagian dari pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta aktivitas masyarakat selama masa Lebaran.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley dalam sambutannya menyampaikan pesan dari Kapolri bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat Noken 2026.

Ia menegaskan bahwa kesiapan seluruh pihak sangat penting agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujar Deinas Geley.

Katanya, pemerintah terus memantau perkembangan situasi global yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi nasional, termasuk fluktuasi harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah. Meski demikian, pemerintah memastikan stok energi nasional masih aman.

“Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi. Oleh karena itu masyarakat diimbau membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying,” katanya.

Ia menambahkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi agenda nasional yang mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, sehingga seluruh pihak diminta meningkatkan kesiapsiagaan agar rangkaian mudik dan perayaan berjalan aman serta lancar. (Alvi)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!