Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Polhukam

Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan Tiga ASN Jayawijaya

4
×

Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan Tiga ASN Jayawijaya

Sebarkan artikel ini
Jayapura, Kalawaibumiofi.com | Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 telah mengidentifikasi ciri-ciri pelaku penembakan tiga warga sipil yang merupakan Aparatur Sipil Negara atau ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu sore (09/09/2026). Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan polisi telah memeriksa saksi korban yang selamat. Dari keterangan yang diperoleh, penyidik telah mendapatkan informasi mengenai ciri-ciri terduga pelaku. “Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran,” kata Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam pesan tertulis yang diterima redaksi, Kamis malam (10/09/2026). Katanya, berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan tersebut berjumlah sekitar delapan orang. Mereka disebut membawa dua pucuk senjata api laras panjang. Sementara untuk senjata api laras pendek, saksi belum dapat memastikan keberadaannya dan polisi masih mendalami berdasarkan temuan selongsong di TKP. “Tentunya kita kejar, insyaallah kita dapat, karena identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujarnya. Katanya, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026, juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (10/09/2026). Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa penembakan tersebut. “Dari hasil olah TKP kita dapati barang bukti yang ada di TKP. Kita temukan tiga selongsong, di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” ujarnya. Selain selongsong, petugas juga menemukan jejak darah yang tertinggal di lokasi kejadian. Temuan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa penembakan. Kasatgas Humas menegaskan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ia menyebut kelompok tersebut sebagai kelompok kriminal bersenjata. Kasatgas Humas juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Jayawijaya, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. “Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Karena Operasi Kepolisian Damai Cartenz kita telah menambah pasukan yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Sudah kita dorong tadi dari Timika dan bergeser kurang lebih ada 50 personel,” ucapnya. Penambahan personel tersebut dilakukan untuk mendukung upaya kepolisian dalam mengungkap kasus dan mengejar pihak yang diduga sebagai pelaku penembakan. Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan maupun identitas terduga pelaku diminta agar menyampaikannya kepada aparat kepolisian. Polisi menjamin kerahasiaan dari pemberi informasi, agar kasus ini dapat segera diungkap dan pelaku ditangkap. Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya terus mendalami kasus tersebut berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan. “Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya. Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. “Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menyampaikan kepada kepolisian apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini,” ujar Kombes Pol Adarma Sinaga. (*)

Jayapura, Kalawaibumiofi.com | Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 telah mengidentifikasi ciri-ciri pelaku penembakan tiga warga sipil yang merupakan Aparatur Sipil Negara atau ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu sore (09/09/2026)

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan polisi telah memeriksa saksi korban yang selamat. Dari keterangan yang diperoleh, penyidik telah mendapatkan informasi mengenai ciri-ciri terduga pelaku.

“Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran,” kata Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam pesan tertulis yang diterima redaksi, Kamis malam (10/09/2026).

Katanya, berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan tersebut berjumlah sekitar delapan orang.

Mereka disebut membawa dua pucuk senjata api laras panjang. Sementara untuk senjata api laras pendek, saksi belum dapat memastikan keberadaannya dan polisi masih mendalami berdasarkan temuan selongsong di TKP.

“Tentunya kita kejar, insyaallah kita dapat, karena identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujarnya.

Katanya, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026, juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (10/09/2026).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa penembakan tersebut.

“Dari hasil olah TKP kita dapati barang bukti yang ada di TKP. Kita temukan tiga selongsong, di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” ujarnya.

Selain selongsong, petugas juga menemukan jejak darah yang tertinggal di lokasi kejadian. Temuan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa penembakan.

Kasatgas Humas menegaskan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ia menyebut kelompok tersebut sebagai kelompok kriminal bersenjata.

Kasatgas Humas juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Jayawijaya, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Karena Operasi Kepolisian Damai Cartenz kita telah menambah pasukan yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Sudah kita dorong tadi dari Timika dan bergeser kurang lebih ada 50 personel,” ucapnya.

Penambahan personel tersebut dilakukan untuk mendukung upaya kepolisian dalam mengungkap kasus dan mengejar pihak yang diduga sebagai pelaku penembakan.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan maupun identitas terduga pelaku diminta agar menyampaikannya kepada aparat kepolisian. Polisi menjamin kerahasiaan dari pemberi informasi, agar kasus ini dapat segera diungkap dan pelaku ditangkap.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya terus mendalami kasus tersebut berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan.

“Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menyampaikan kepada kepolisian apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini,” ujar Kombes Pol Adarma Sinaga. (Davine)

error: Content is protected !!