Nabire, Kalawaibumiofi.com | Direktur Intelkam Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Supriyagung, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan belasungkawa ke rumah duka almarhum Maikel Rumaseb di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Kamis (29/1/2026) sore.
Kunjungan ini dilakukan sebagai wujud empati sekaligus upaya Polri dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pasca-insiden penganiayaan yang menimpa korban di Kabupaten Deiyai.
Sampaikan Rasa Prihatin dan Duka Mendalam
Dalam suasana penuh duka tersebut, Kombes Pol. Supriyagung menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam dari jajaran Polda Papua Tengah kepada keluarga almarhum dan warga Ikatan Kerukunan Keluarga Biak Nabire (IKKBN). Beliau mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Pada kesempatan yang sama, Dir Intelkam juga menyatakan keprihatinannya atas dinamika situasi di Kabupaten Deiyai yang belakangan dinilai cenderung anarkis, terutama yang melibatkan kalangan muda. Beliau menegaskan bahwa situasi ini telah menjadi atensi serius pihak kepolisian.
”Saya monitor terus perkembangan situasi dari kemarin dan telah mengarahkan Kapolres serta Kasat Intel untuk mengambil langkah-langkah maksimal dalam penanganannya. Kita semua harus sepakat untuk menjadikan permasalahan ini sebagai kejadian yang terakhir,” ujar Kombes Pol. Supriyagung.
Imbauan Kamtibmas: Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi
Guna mencegah terjadinya konflik susulan atau persepsi yang keliru di tengah masyarakat, Dir Intelkam Polda Papua Tengah memberikan beberapa poin imbauan Kamtibmas penting:
Percayakan Hukum Kepada Polri: Polda Papua Tengah menjamin bahwa proses penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus penganiayaan ini akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Jangan Terpancing Isu Hoaks: Seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar IKKBN, diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum pasti kebenarannya yang dapat memicu permasalahan baru.
Utamakan Dialog Kebangsaan: Setelah proses pemakaman selesai, pihak kepolisian akan memfasilitasi koordinasi dengan Kepala Suku Mee untuk melakukan audiensi langsung dengan Gubernur Papua Tengah guna mencari solusi penyelesaian persoalan secara damai.
Rencana Pemakaman Almarhum
Kunjungan yang berlangsung hingga pukul 18.40 WIT tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Polri di rumah duka dinilai menjadi jembatan komunikasi yang positif dalam meredam tensi di masyarakat serta memberikan rasa aman.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah almarhum Maikel Rumaseb direncanakan akan diberangkatkan menuju Kabupaten Biak pada Jumat (30/1/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIT dengan menggunakan transportasi udara untuk dimakamkan. [*]

















