Features

Suasana Meriah Nobar Persipura : Pertama Kali Digelar Gubernur, Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Pemprov Papua Tengah

1

Sore itu, langit Nabire tampak cerah berbalut udara sejuk khas Teluk Saireri. Halaman apel Kantor Gubernur Papua Tengah berubah warna menjadi biru dan merah, identitas kebanggaan Persipura Jayapura. Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi tersebut, duduk beralaskan aspal dan tikar, mata mereka tertuju lekat pada dua layar videotron besar yang berdiri gagah. Hari itu, Jumat (8/5/2026), menjadi momen bersejarah: pertama kalinya Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi menggelar nonton bareng (nobar) laga krusial Persipura melawan Adhyaksa FC dalam perebutan tiket promosi ke Liga 1.

Suasana terasa berbeda dari biasanya. Di sela-sela kerumunan, berjejer pedagang kecil yang menawarkan makanan dan minuman. Gelak tawa, obrolan akrab, hingga teriakan semangat bersahutan. Semua mata dan hati masyarakat Papua Tengah seolah menyatu, berdoa dan mendukung Mutiara Hitam berjuang kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Inisiatif ini datang langsung dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Kehadiran dua layar besar sengaja disiapkan agar warga dari segala penjuru, bahkan mereka yang berada di bagian pinggir lokasi, tetap bisa menikmati pertandingan dengan jelas dan nyaman. Langkah ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat, yang menilai perhatian pemerintah daerah terhadap kebanggaan sepak bola Papua sangat luar biasa.

“Ini pertama kali Bapak Gubernur mengagendakan nobar seperti ini. Luar biasa sekali. Kami berharap teman-teman semua yang hadir tetap tertib, menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan. Mari kita dukung Persipura menuju Liga 1. Tuhan memberkati kita semua, Amin,” ujar Jon Wetadi, salah satu warga yang hadir dengan penuh semangat.

Bagi masyarakat Nabire, kehadiran nobar resmi ini bukan sekadar menonton sepak bola. Ini menjadi ajang berkumpul, melepas penat, sekaligus mempererat persaudaraan. Banyak warga mengaku, meski bisa menonton dari rumah, suasana berkumpul bersama ribuan pendukung lain memiliki rasa yang berbeda dan lebih mengesankan.

“Tidak rugi kita datang ramai-ramai ke sini. Ini sangat menghibur masyarakat Nabire. Jarang ada momen seperti ini, orang datang jauh-jauh demi menonton bersama. Di rumah juga bisa nonton, tapi ya lebih asyik kalau ada suasana ramai begini, bisa cuci mata sekalian menikmati pemandangan indah Teluk Saireri,” ungkap Tino Mote dengan senyum lebar di sela-sela penonton.

Salah satu penonton lainnya, Faisal, mengaku sangat senang dan bangga dengan langkah Gubernur Meki Nawipa. Menurutnya, kehadiran pemerintah yang memfasilitasi nobar secara gratis dan terbuka ini adalah bentuk nyata perhatian terhadap aspirasi dan kebahagiaan rakyat.

“Kami sangat senang dan bangga sekali. Baru pertama kali nobar dilakukan secara resmi dan meriah di Nabire oleh Bapak Gubernur. Ini sangat baik dan luar biasa. Beliau benar-benar mendengar apa yang masyarakat inginkan dan memikirkan kebersamaan kami. Kami sangat mendukung langkah beliau,” ujar Faisal antusias.

Hal senada juga disampaikan oleh Faisal, warga lainnya yang turut memadati lokasi. Ia berharap momen seperti ini tidak hanya berhenti di acara olahraga, tetapi menjadi tradisi kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami sangat senang karena baru pertama kali nobar dilakukan secara resmi di Nabire oleh Bapak Gubernur. Ini sangat baik sekali. Beliau benar-benar mendengar apa yang masyarakat inginkan. Kami mendukung langkah beliau,” tambah Faisal.

Sorak sorai “Hidup Persipura!” berkumandang setiap kali pemain andalan Persipura menguasai bola atau melancarkan serangan ke gawang lawan. Meski ada rasa cemas menyelimuti hati jika tim kebanggaan ini gagal menang, namun kesadaran dan semangat sportivitas. [*]

error: Content is protected !!
Exit mobile version