Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Terbang Perdana Subsidi Nabire – Sugapa, Kokoya Larangan Calo Tiket

7
×

Terbang Perdana Subsidi Nabire – Sugapa, Kokoya Larangan Calo Tiket

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, Ewonggen Kokoya, M.AP., saat di bandara Douw Aturure untuk penerbangan perdana subsidi Nabire - Sugapa. Senin (24/8/2026), – Dok Untuk Kalawai.

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Sejak diluncurkannya penerbangan perdana rute Nabire – Sugapa sebagai bagian dari program penerbangan subsidi Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui PT. AMA pada 17 Agustus 2026. Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, Ewonggen Kokoya, M.AP., secara tegas melarang praktik percaloan tiket subsidi di seluruh wilayah Papua Tengah.

“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat di wilayah Papua Tengah, seluruh distrik dan enam kabupaten: tolong jika ada calo-calo, silakan dilaporkan kepada saya. Mulai hari ini, tidak boleh lagi ada calo yang memainkan tiket subsidi, baik subsidi dari pemerintah pusat maupun subsidi dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Saya larang terang-terangan,” tegas Ewonggen Kokoya, Senin (24/8/2026) di Bandara Douw Aturure, Karadiri.

Penerbangan perdana rute Nabire–Sugapa dengan pesawat PT. AMA resmi diluncurkan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026, di Bandara Lama Nabire. Rute ini menjadi salah satu jalur penerbangan subsidi utama yang dirancang untuk mempermudah akses warga pedalaman, terutama yang berada di wilayah Kabupaten Intan Jaya dan sekitarnya.

“Penerbangan subsidi ini adalah hak seluruh masyarakat Papua Tengah. Disiapkan agar saudara-saudara kita yang berada di daerah-daerah sulit terjangkau dapat bepergian dengan mudah dan terjangkau. Penerbangan Nabire–Sugapa ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah untuk membuka keterisolasian wilayah kita,” ujar Gubernur Meki Nawipa saat melepas penerbangan perdana tersebut.

Ewonggen Kokoya menegaskan, larangan percaloan tidak hanya berlaku untuk rute Nabire–Sugapa, tetapi untuk seluruh rute penerbangan subsidi yang beroperasi di wilayah Papua Tengah, baik yang melayani daerah pedalaman maupun jalur yang selama ini dikenal sebagai rute rekreasi.

“Baik yang bermain di daerah pedalaman maupun di kota. Semuanya harus berhenti. Jalan rekreasi pun tidak boleh lagi dimainkan. Tiket subsidi itu milik rakyat, bukan milik perorangan untuk diperjualbelikan,” tambahnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi dan melaporkan jika menemukan praktik percaloan tiket subsidi di wilayah masing-masing, agar penerbangan subsidi yang telah dihadirkan ini tetap murni untuk kepentingan masyarakat luas.

“Kalau ada yang bermain (calo) laporkan agar kita proses,” pungkasnya. [*]

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, Ewonggen Kokoya, M.AP., saat di bandara Douw Aturure untuk penerbangan perdana subsidi Nabire – Sugapa. Senin (24/8/2026), – Dok Untuk Kalawai.

error: Content is protected !!