Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
Pemprov Papua Tengah

Damkar Pemprov Dikerahkan Padam Api di Tujuh Titik

6
×

Damkar Pemprov Dikerahkan Padam Api di Tujuh Titik

Sebarkan artikel ini
Tim pemadam kebakaran dari Pemprov Papua Tengah sedang berupaya memadamkan api di sekitar rumah penduduk di Kampung Kali Semen. Kamis (20/8/2026), – Kalawai.

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi Papua Tengah dikerahkan memadamkan api di tujuh titik berbeda di wilayah Nabire, Kamis (20/8/2026). Kebakaran yang didominasi berupa lahan terbakar ini, dipicu cuaca panas yang melanda wilayah tersebut beberapa hari terakhir.

Perwira Piket, Yunus Wambrau, menjelaskan bahwa dalam satu hari timnya menerima tujuh laporan kebakaran di lokasi yang berbeda. Titik-titik kejadian tersebut antara lain: di samping SMA Negeri 3 Nabire, dekat Kuburan Ternate Kelurahan Bumi Wonorejo, Distrik Nabire. Lalu di Kampung Waroki, Kampung Wadio (SP3) Jalur 4, di samping SMA Unggul Meepago, Jalan Sairera atau Jalan Poros Nabire–Wanggar, Kampung Kali Semen di Distrik Nabire Barat, serta satu titik di lahan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah di Kampung Karadiri, Nabire.

“Semua yang terbakar hari ini adalah lahan, bukan perumahan penduduk. Dan kami baru saja menerima informasi tambahan bahwa terjadi lagi kebakaran lahan di kawasan pusat perkantoran provinsi di Karadiri,” jelas Yunus.

 

Yunus Wambrauw ketika menunjukan salah satu titik kebakaran. Kamis (20/8/2026), – Kalawai.

Menurutnya, langkah ini dilakukan agar api tidak merembes ke perumahan penduduk. Ia mengatakan, untuk hari ini (20/8), Damkar Pemprov Papua Tengah mengerahkan tiga unit armada ke lokasi kejadian.

“Kami langsung kirim satu unit ke lokasi, dua unit lainnya menyusul. Total tiga unit kendaraan dikerahkan, dan dari tiga regu semuanya siaga untuk saling membantu,” tuturnya.

Dia bilang, personil yang ditugaskan digabung dari tiga regu yang ada. Bahkan regu yang sedang libur pun bersiap siaga di kantor untuk ditugaskan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

“Kami gabungkan personel dari tiga regu. Regu yang libur juga tetap standby di kantor. Siap turun kapan saja diperlukan,” tambahnya.

Ia menegaskan, kebakaran yang terjadi didominasi berupa lahan kering yang terbakar. Dan hingga saat ini belum ada rumah warga yang terdampak. Perumahan pendidik di sekitar lokasi kejadian dinyatakan aman. Tim Damkar fokus mengantisipasi api agar tidak merambat ke pemukiman penduduk.

“Kami bergerak cepat, antisipasi sejak dini. Karena kondisi cuaca panas, api mudah menyebar. Kami pastikan segera dipadamkan agar tidak meluas,” tegasnya.

Yunus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan seiring potensi periode kemarau yang lebih panjang. Yunus juga meminta agar warga tidak melakukan pembakaran tanpa alasan dan selalu waspada.

“Api bisa saja disengaja maupun tidak disengaja, namun kondisi saat ini sangat panas sehingga rawan terjadi kebakaran. Untuk itu, masyarakat dihimbau agar tidak sembarangan melakukan pembakaran dan selalu berhati-hati,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, api telah berhasil dipadamkan di seluruh titik dan situasi kembali kondusif. [*]

error: Content is protected !!