Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Tanah Papua

Alumni IMPT Manokwari Gelar Pelatihan MC dan Public Speaking di Nabire, Vivian Gobai Tekankan Keberanian Bertanya

4
×

Alumni IMPT Manokwari Gelar Pelatihan MC dan Public Speaking di Nabire, Vivian Gobai Tekankan Keberanian Bertanya

Sebarkan artikel ini
Salomina Octovina Gobai, salah satu pemateri  saat memberikan penjelasan kepada peserta pelatihan MC dan Public Speaking di Studio Gereja Katolik KSK Meriam Nabire. Sabtu (27/6/2026), – Kalawaibumiofi.
Example 468x60

Nabire, Kalawaibumiofi.com |  Alumni Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Pelatihan Pembawa Acara (MC) dan Berbicara di Depan Umum sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi serta kepercayaan diri generasi muda Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Studio Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK) Meriam Nabire, Sabtu (27/6/2026), secara resmi dibuka oleh Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Vivian menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya dibutuhkan oleh seorang pembawa acara, melainkan telah menjadi keterampilan penting yang wajib dimiliki setiap orang. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi yang baik akan membantu seseorang menyampaikan gagasan dengan percaya diri, baik dalam lingkungan pekerjaan, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara. Pelatihan ini selaras dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah ini,” ujar Vivian.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar yang sangat bermanfaat karena tidak hanya melatih teknik berbicara, tetapi juga membangun keberanian untuk tampil di hadapan publik serta berkomunikasi secara efektif.

“Berbicara di depan umum bukan hanya untuk pembawa acara. Ini adalah keterampilan yang harus dimiliki semua orang. Saat berada dalam sebuah pertemuan, kita harus berani mengemukakan pendapat, menyampaikannya dengan baik, dan membangun hubungan komunikasi yang tepat,” katanya.

Salomina Octovina Gobai, salah satu pemateri  saat memberikan penjelasan kepada peserta Pelatihan MC dan Public Speaking di Studio Gereja Katolik KSK Meriam Nabire. Sabtu (27/6/2026), – Kalawaibumiofi.

 

Vivian juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan aktif berdiskusi dan tidak ragu bertanya kepada narasumber. Menurutnya, pelatihan tatap muka memberikan peluang terbaik untuk menyerap pengalaman langsung dari praktisi yang sudah berpengalaman.

“Jangan malu bertanya. Jika ada materi yang belum dipahami, silakan ajukan pertanyaan. Kesempatan seperti ini adalah waktu yang tepat untuk menambah ilmu dan mengasah kemampuan. Kita belajar langsung dari narasumber yang memiliki jam terbang tinggi, jadi manfaatkan sebaik mungkin,” pesannya.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai, sehingga ilmu yang didapat dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di tempat kerja, organisasi, maupun saat melayani masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bidang Kaderisasi dan Karier Alumni IMPT Manokwari, Marselus Gobai, menyatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mempersiapkan sumber daya manusia Papua Tengah yang memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang baik.

Menurutnya, budaya pengembangan kapasitas telah menjadi bagian dari perjalanan IMPT Manokwari sejak berdiri. Saat jumlah mahasiswa masih sedikit, berbagai pelatihan seperti kursus Bahasa Inggris, keterampilan komputer, hingga menulis diselenggarakan secara rutin sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.

“Dulu jumlah mahasiswa belum banyak sehingga pembinaan dapat dilakukan secara teratur. Sekarang jumlahnya semakin bertambah, sehingga tidak semua mendapatkan kesempatan yang sama. Oleh karena itu kami kembali menghadirkan kegiatan ini agar mahasiswa maupun alumni memiliki bekal yang cukup sebelum dan sesudah bekerja,” ujar Marselus.

Ia menilai kemampuan menjadi pembawa acara maupun berbicara di depan publik saat ini sangat dibutuhkan di hampir semua bidang pekerjaan. Karena itu, setiap orang harus terus belajar dan meningkatkan kualitas dirinya.

“Ilmu tidak mengenal batas usia. Meskipun sudah bekerja atau menjadi alumni, kemampuan harus terus diasah. Siapa tahu suatu saat kita dipercaya memandu acara atau berbicara di hadapan banyak orang. Inilah tujuan kami menjadikan pelatihan ini sebagai ruang belajar bersama,” katanya.

Marselus menjelaskan, IMPT Manokwari adalah organisasi yang menghimpun mahasiswa asal wilayah Pegunungan Tengah yang menempuh pendidikan di Manokwari tanpa membedakan asal kabupaten. Semangat persaudaraan itu, kata dia, tetap dijaga hingga kini melalui nilai saling mengasah, saling mengasihi, dan saling membimbing antara senior dan junior.

“Semangat itulah yang terus kami pertahankan. Meskipun sudah menjadi alumni dan bekerja di berbagai tempat, kami tetap saling mendukung dan membimbing satu sama lain. Nilai inilah yang menjadi dasar diselenggarakannya kegiatan ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Marselus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan dukungan moral maupun fasilitas, sehingga pelatihan dapat berjalan lancar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada narasumber Salomina Octavina Gobai, CT, pihak Gereja Katolik KSK Meriam Nabire yang menyediakan tempat, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara.

Pelatihan ini menghadirkan Salomina Octavina Gobai, CT sebagai narasumber. Berbekal pengalaman di bidang pembawa acara dan komunikasi publik di berbagai wilayah Tanah Papua, ia membagikan materi mengenai teknik berbicara di depan umum, cara membangun kepercayaan diri, etika komunikasi, hingga teknik memandu acara secara profesional.

Melalui kegiatan ini, Alumni IMPT Manokwari berharap lahir semakin banyak generasi muda Papua Tengah yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, percaya diri saat tampil di depan publik, serta siap bersaing dan memberikan kontribusi positif di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. [*]

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!